HUBUNGAN POSTUR KERJA DAN SIKAP KERJA TERHADAP MYOFASCIAL TRIGGR POINT SYNDROME PADA GURU SMP AR RAHMAN MEDAN

  • Ika Rahman Jurusan DIII Fisioterapi, Politeknik Piksi Ganesha
Keywords: : Myofascial Trigger Point Syndrome (MTPS), Nyeri, Postur Kerja,Sikap kerja,Guru

Abstract

Postur kerjadan posisi tubuh dalam kerja sangat ditentukan oleh jenis pekerjaan yang dilakukan.Postur kerja yang baik sangat ditentukan oleh pergerakan organ tubuh saat bekerja. Pergerakan yang dilakukan saat bekerja meliputi: flexion, extension, abduction, adduction, pronation, dan supination. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Postur Kerja dan Sikap Kerja dengan Myofascial Trigger Point Syndrome (MTPS) terhadap guru di Sekolah Ar Rahman Medan.Jenis penelitian menggunakan desain analitik dengan rancangancross sectional. Populasi dan sampel sebanyak 32 orang.Hasil penelitian bahwa terdapat hubungan postur kerja (p value= <0,013) dan sikap kerja (p value = <0,018)terhadap myofascial trigger point (MTPS). Postur kerja terbanyak pada penelitian ini adalah postur kerja dengan resiko tinggi yang disebabkan posisi yang tidak ergonomis dan pekerja nyaman dengan posisi tersebut. Disarankan kepada guru untuk memperhatikan posisi tubuh dan gerakan saat dalam posisi duduk, berdiri pada saat mengajar dan beraktivitas lainnya untuk menjaga kesehatan otot, kemudian melakukan koreksi postur dengan maksud agar produktvitas kerja tidak terganggu oleh keluhan otot akibat terbentuknya Myofascial Trigger Point Syndrome (MTPS).

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arfiasari, A. D. (2014). Hubungan Postur Kerja Dengan Keluhan Muskuloskeletal Dan Produktivitas Kerja Pada Pekerja Bagian Pengepakan Di PT. DJITOE INDONESIA TOBAKO. Jurnal. Surakarta: Fakultas Ilmu Kesehatan UMS.
Edwards J. 2006. The Importance of Postural habits in perpetuating Myofascial Trigger Point Pain, Acupunctur med, The journal of manual and manipulative therapy. Abstract.
Hanten WP, Olson SL, Butts NL, Nowicki AL. 2000. Effectiveness of a home program of ischemic pressure followed by sustained stretch for treatment of myofascial trigger points. Available from: https://academic.oup.com/ptj/article /80/10/997/2857779. Accessed March 3, 2018.
Huguenin LK. 2003. Myofascial Trigger Points: The Current Evidence. Centre for Sports Medicine Research and Education. Australia: University of Melbourne.
Myrnawati. 2016. Metodologi Penelitian Untuk Pemula. Jakarta: FIP Press.
Nursalam. 2008. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan Pedoman Skripsi, Tesis dan Instrumen Penelitian Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika.
Sugijanto R. 2011. Perbedaan Pengaruh Intervensi MWD dan TENS dengan MWD, TENS dan Traksi Leher Manual terhadap Pengurangan Nyeri Kepala pada Cervical Headache. Jurnal Fisioterapi Indonusa Vol 7 No 1.
Sulaiman, Anggriani. 2017. Sosialisasi Pencegahan Kasus Stroke Pada lanjut Usia di Desa Hamparan perak Kecamatan. Jurnal Amaliah Vol. 1 No. 2. https://jurnal-lp2m.umnaw.ac.id/index.php/AJPKM/article/view/193
Sulaiman, Anggriani. 2018. Efek Postur Tubuh terhadap Keseimbangan Lanjut Usia Di Desa Suka Raya Kecamatan Pancur Batu. Jumantik. Vol. 3 No. 2. http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/kesmas/article/view/2875
Susihono, Wahyu. 2012. Perbaikan Postur Kerja Untuk Mengurangi Keluhan Musculoskeletal Dengan Pendekatan Metode OWAS. Studi Kasus Di UD. Rizki Ragil Jaya - Kota Cilegon. Spektrum Industri. Serang: Fakultas Teknik Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Tarwaka, Bakri A, Sudiajeng L. 2004. Ergonomi Untuk Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Produktivitas. Surakarta: UNIBA Press.
Published
2021-07-23
How to Cite
Rahman, I. (2021). HUBUNGAN POSTUR KERJA DAN SIKAP KERJA TERHADAP MYOFASCIAL TRIGGR POINT SYNDROME PADA GURU SMP AR RAHMAN MEDAN. Journal of Health Science and Physiotherapy, 3(2), 54-61. https://doi.org/10.35893/jhsp.v3i2.65